Tipe Lensa Autofocus di Dunia Photography

Saat membeli kamera DSLR baru, yang terpikirkan hanyalah kamera itu bisa untuk mengambil gambar dan bisa digunakan untuk merekan video, akhirnya keputusan jatuh ke Nikon D3200. Mengapa? D3200 memiliki CMOS sensor 23.2 x 15.4 mm ( 24MP ) dengan harga yang terjangkau untuk kelas pemula seperti saya.

Nikon D3200 sudah berpasangan dengan lensa kit AF-S 18 - 55 mm, kalau ada uang bisa upgrade lensa sapu jagat atau lensa tele, biar tambah keren. Tapi saat bertanya ke toko kamera, D3200 harus dipasangkan dengan lensa AFs, karena body D3200 tidak memiliki motor auto fokus.

Kit bawaan Nikon D3200, saat pengambilan objek kurang cahaya auto fokus respond banget

Berbeda dengan kamera semi pro dan pro, didalam body sudah ada motor AF, misal ingin upgrade bisa membeli lensa yang tidak ada motor auto fokusnya.

Lensa AF-S bisa dipasang pada DSLR semi pro dan pro, auto fokus tetap lancar saat digunakan, asalkan lensa tidak sakit. Lensa AF saat digunakan di kamera pemula seperti D3200, Auto Fokus harus manual, masalahnya dalam body lensa tidak ada motor auto fokusnya.

Seiring perkembangan lensa dari nikon AF dan AF-S, sekarang telah hadir lensa nikon AF-P. Ciri dari lensa AF-P adalah swich AF dan MF tidak ada, yang ada hanya switch lock (kunci) saja, tapi lensa AF-P bisa dipasang di body kamera DSLR yang tidak ada motor AF nya.

Menggunakan lensa tamron, saat malam hari auto fokus memang susah diajak bermain, kurang bersahabat

Kelebihan memakai lensa auto fokus, kita di permudah tanpa harus memutar lensa untuk mendapatkan fokus saat mengambil objek, secara otomatis akan berputar sendiri ketika kita arahkan ke objek.

Untuk mengurang getaran saat mengambil objek, pilihlan lensa tipe Vibration Reduction (VR) untuk lensa Nikon, sedangkan untk kemera DSLR canon tehnologi ini bernama Image Stabilizer (IS). Kedua tehnologi ini fungsinya sama yaitu membantu untk menstabilkan lensa dari getaran, hasilnya objek semakin fokus apabila bergerak.

Kesimpulan Tipe Lensa Autofocus di Dunia Photography :
  • Apabila mengerti dari tipe lensa diatas, bisa dijadikan pengalaman saat membeli lensa baru, atau membeli kamera baru yang sudah berpasanagn dengan lensa kit diatas.
  • DSLR ada 3 macam yaitu untuk kelas pemula, semo pro dan pro, untuk kelas pemula body tidak memiliki motor auto fokus, sedangkan kelas semi pro dan pro body sudah terpasang motor auto fokus.
  • Pilihlah lensa dengan tehnologi Vibration Reduction dan Image Stabilizer terbaru, agar menghasilkan hasil jepretan yang maksimal. Tentunya harga sangat berpengaruh, semakin tinggi spesifikasinya semakin mahal pula harga lensa Nikon mapun Canon.
Reactions

Post a Comment

0 Comments