Masih terniang hingga saat ini, minum air kendi dari air putih yang dimasak. Rasanya lega melepas dahaga, saat habis main, saat pulang sekolah air kendi selalu menjadi pilihan utama. Kendi terbuat darui tanah liat yang di bakar, proses pembakaran mirip membakar batu bata merah.


Sumber dari wikipedia kendi berasal dari bahasa Sansekerta yaitu kundika ' wadah air minum '.

Filosofi agama Hindu kundika merupakan atribut dari Dewa Brahma dan Dewa Siwa, sedangkan pada agama Budha, kundika merupakan atribut Awalokiteswara peziarah Agama Budha membawa kundika dianggap sebagai salah satu dari delapan belas wadah suci yang dibawa seorang rahib dalam perjalanannya mencari kitab suci.


Air kendi diisi pada saat sore hari dan diminum saat bangun tidur sebelum menggososk gigi. Menurut nenek aku, meminum air kendi pada pagi hari meningkatkan nafsu makan. Air didalam kendi rasanya berbeda dengan air yang ditempatkan didalam porong, air kendi berasa ampo.

Ampo berasal dari tanah yang dibakar dan dimakan seperti makanan biasa, biasanya ketika ibu habis melahirkan pasti memakan ampo.


Saat ini, kendi jarang sekali kita jumpai, orang memilih air kemasan gelas dan botol plastik, air putih dijamin lebih higienis.